Assalamu'alaikum.wr.wb.
Saya akan membagikan Tugas Bahasa Inggris Review Text saat saya sekolah di kelas XII IPS IV.
Goosebumps “
Welcome to camp nightmare”
Author
: R.L. Stine
Review Text
Chapter 1
Di chapter pertama ini, pengarang
menceritakan tentang anak sekolah yang sedang naik bis untuk berkemah ke camp
nightmoon. Anak-anak tersebut terdiri dari 18 anak laki-laki dan Cuma 4 orang
anak perempuan.Lalu anak-anak itu bernama Billy (sebagai tokoh utama), Mike,
Colin, Jay, Dawn, lalu Dori. Dan anak-anak yang lain yang belum di perkenalkan
oleh pengarang.
Lalu pengarang menceritakan suasana didalam
bis selama diperjalanan, seperti bercanda, berteriak-teriakan, tertawa ria,
yang biasa dilakukan oleh para anak laki-laki. Sementara anak perempuan yang
hanya diam saja menikmati pemandangan.
Sebelum berangkat berkemah, Billy pamit
terlebih dahulu kepada ayah dan ibunya, namun Billy merasa bingung dan aneh,
mengapa ibunya mengatakan “baik-baik ya!” bukannya “selamat
bersenang-senang”.lalu ketika ditengah perjalanan Mike berkata “kau lihat
kucing disana?” dan “apakah kau melihat ada kota atau tidak?” padahal Billy
tidak melihat apapun Cuma hempasan padang pasir.
Disitulah awal-awal dari keanehan yang dirasa oleh Billy.
Chapter 2
Pada chapter kedua ini menceritakan tentang, supir bis yang membawa anak-anak itu wajahnya berubah menjadi monster, beberapa anak menjerit ketakutan. Namun setelah beberapa saat itu hanyalah topeng monster yang iseng dipakai oleh si supir.Anak-anak pun tertawa.
Lagi-lagi, supir itu kembali menakuti
anak-anak dengan menyuruh keluar dari bis saat sedang ditengah perjalanan pas
dipadang pasir bebatuan. Anak-anak perlahan keluar dengan rasa takut.Semua anak
Nampak cemas karena belum sampai diperkemahan, tetapi Jay bersama anak lainnya
yang sedang asyik bersenang-senang.Sementara si supir memarkir bisnya disemacam
tempat parker.Lalu membuka bagasi mengeluarkan tas-tas dan peti alat berkemah.
Setelah selesai mengeluarkan semuanya, si
supir langsung pergi meninggalkan anak-anak dengan cepatnya hilang dibalik
cakrawala yang semakin gelap.Beberapa detik kemudian, anak-anak mendengar
raungan binatang.Sangat dekat, dan semakin mendekat.
Chapter 3
Cerita berlanjut, anak –anak semua ketakutan.Billy mengira bahwa Jay dan Colin lah yang mempermainkan ini, tapi mereka malah ketakutan juga. Makhluk-makhluk itu kecil, berlari cepat entah itu serigala atau kucing liar jenis apa. Dalam posisi berdiri, tinggi mereka nyaris mencapai satu meter, tubuh mereka langsing, dan agak kurus kering, bulunya coklat kemerah-merahan berbintik, kuku cakarnya panjang dan berkilat-kilat, kepalanya hampir selangsing tubuhnya, Mata mereka kecil seperti musang. Menatap anak-anak dengan kelaparan. Semua anak-anak menjerit ketakutan dan mengatakan “Tolong..tolong !!”. namun apa daya, Billy mengajak teman-temannya untuk berlari. Tetapi kakinya terasa lemah, dan ia berpikir takkan bisa menghindar.
Chapter 4
Billy mendengar suara senapan dari
pelataran lain. Anak-anak berkumpul didepan pria yang membawa senapan itu. Dan
nampaknya pria itu kepala perkemahan Camp Nightmoon Paman Al. paman Al tidak
minta maaf karena terlambat menjemput, ia tidak menerangkan tentang
binatang-binatang aneh tadi, dan ia tidak menanyakan apakah kami baik-baik saja
setelah kejadian yang menakutkan itu.
Paman Al cuek saja dan langsung
mengantarkan anak perempuan lebih dulu ke perkemahan lalu anak laki-laki.Semua
anak-anak telah diantarkan dan sampailah diperkemahan Camp Nightmoon.Perjalanan
ini sungguh melelahkan. Mike, Jay, Colin, dan Billy ditempatkan dipondok 4.
Setelah itu ada seorang pria yang membawakan perlengkapan tidur untuk mereka
ber empat dan menjadi pengawas namanya Larry. Lalu ia pergi mengambil barang
bawaan dari mereka ber empat.
Billy mengintip dari jendela untuk melihat
ia pergi, langkah kakinya cepat dan panjang-panjang, kepalanya bergerak-gerak
ketika berjalan. Mereka ber empat bingung nampaknya pria itu sangat aneh.
Ketika Billy ingin membereskan tempat tidurnya, ia mendengar Mike menjerit.
Chapter 5
Kelanjutannya, Billy menanya kepada Mike
kenapa ia menjerit ketakutan. Dan
ternyata ada dua ekor ular yang berada ditempat tidur Mike.Mulanya Colin dan
Jay mengira bahwa itu ular mainan yang sengaja ditaruh Larry, namun mereka
sadar bahwa itu ular betulan. Mike takut dengan ular. Tetapi Jay mendorong Mike
ke tempat tidur.Maksudnya Cuma bercanda, ingin menakut-nakuti Mike.Tapi Mike
tersandung dan tangan kanannya digigit ular, lalu Jay meminta maaf atas
perbuatannya.
Mike langsung berobat ke perawat dan Billy
mempunyai rencana agar ular itu dapat disingkirkan dengan cara membungkusnya
pakai seprai dan membawanya keluar pondok bersama Jay. Sementara itu Colin
telah selesai merapikan tempat tidurnya dan membongkar isi petinya lalu menaruh
semuanya di lemari pakaian.
Beberapa menit kemudian Larry datang
kepondok dan menanya kemana si Mike. Anak-anak memberi tau kalau Mike telah
digigit ular dan ia pergi berobat ke perawat. Namun ekspresi Larry tidak
berubah sama sekali tidak kelihatan terkejut. Dan malah tertawa ketika
mendengar kata perawat.
Chapter 6
Pintu terbuka dan Mike kembali sambil
memegangi tanganya yang terluka dan wajahnya pucat. Mike mengatakan bahwa tidak
ada perawat. Mike menunjukkan tangannya yang terluka ke Larry. Lalu Larry
memperbani tangan si Mike dan menegaskan kalau diperkemahan ini tidak ada
perawat dan berusaha mengobatinya sendiri.Di Camp Nightmoon cukup liar dan
“Paman Al tidak mau memanjakan kalian” kata Larry.
Beberapa menit kemudian, anak-anak dan para
pengawas berkumpul didepan api unggun sambil makan malam. Lalu Paman Al memberi
tahu beberapa peraturan dasar. Pertama lampu mati tepat jam Sembilan,
diseberang sungai ada perkemahan anak perempuan dan paman Al menegaskan
dilarang keras berenang atau berperahu ke perkemahan anak perempuan karena
hutan ini penuh beruang Grizzli dan beruang pohon.
Paman Al memanggil pengawas Larry dan Kurt
untuk mempraktekkan cara menghindari beruang itu. Lalu peraturan lainnya
anak-anak harus menulis surat setiap hari untuk memberi tahu keadaan anak-anak
bahwa baik-baik saja. Dan peraturan yang terakhir dilarang mendatangi pondok
yang berada di lereng bukit, pondok itu bernama Pondok Terlarang.
Semua peraturan telah diberi tahu dan
anak-anak mulai kembali ke pondoknya masing-masing.Tangan Mike terasa sakit
sekali.Mereka ber dua jalan belakangan.Lalu mereka berhenti sesaat mendengar
suara lolongan mengerikan. Mike membisik Billy bahwa suara itu datangnya dari
Pondok Terlarang.
Chapter 7
Beberapa menit kemudian Mike dan Billy
sampai ke pondok.Dipondok hanya ada Jay dan Colin sementara Larry belum
ada.Suara lolongan itu kembali terdengar oleh mereka.Tangan Mike terasa sakit
sekali, Jay memberi saran kepada Mike untuk mencuci tangannya.Dan Mike mencuci
tangannya keluar pondok.
Mendengar suara lolongan itu, Jay penasaran
ingin mendatangi Pondok Terlarang. Tetapi Colin memberi tahu apa yang dikatakan
oleh Paman Al tadi. Tetapi Jay cuek dan mengejek apa yang telah dikatakan Paman
Al.
Jay ingin sekali kesana, sementara itu
Larry masuk ke pondok.Ia telah mendengar pembicaraan Jay, Colin, dan Billy.
Larry menegaskan kalau Paman Al serius apa yang telah dikatakannya. Larry juga
memberi tahu, kalau disana ada Sabre. Sabre yaitu monster bermata merah yang
setiap malam memakan peserta perkemahan.
Chapter 8
Keesokan harinya, semua anak-anak
perkemahan pergi ke bangunan yang ada diatas bukit yang berfungsi sebagai balai
pertemuan, gedung pertunjukkan, dan ruang makan.
Larry dan dua pengawas lain memegang papan
jadwal dan membagi anak-anak kedalam kelompok. Kelompok pertama pergi ke
sungai, kelompok Billy pergi kelapangan bola untuk bermain Scratchball. Mike
tidak ikut bermain karena tangannya masih sakit. Larry mulai membagi 2 tim, tim
merah dan biru.
Setelah beberapa lama bermain.Colin
bertengkar dengan Larry karena kesalah pahaman.Billy melihat Larry rasanya
terasa kesal kepada Colin dan sengaja untuk melempar bola, bola itu mengenai
kepala belakang Colin.
Tiba-tiba wajah Larry berubah, merasa
lemparan bolanya meleset. Pikir Billy, Larry berbohong. Larry bersama 2 anak
lain bergegas membawa Colin ke Aula. Billy mengikutinya karena merasa tidak
yakin.Lalu Mike memohon untuk ikut bersama Larry untuk mengobati
tangannya.Billy mengamati mereka mendaki bukit menuju Aula.Tiba-tiba Billy
merasa dingin sekali meskipun matahari bersinar cerah.Ada yang tidak beres.Ia
mengira kalau ini baru awal rentetan kejadian-kejadian menyeramkan.
Chapter 9
Setelah kejadian itu, Billy dan Jay menulis
surat untuk orang tuanya. Pintu terbuka, Colin masuk didampingi Larry, Colin
merasa dirinya baik-baik saja tetapi Billy mencemaskannya karena tidak yakin
sama Larry.
Malam pun tiba, Jay, Billy, dan Colin
berjalan ke Aula untuk makan malam.Pada saat makan malam Jay dan Roger
bermain-main memperbutkan roti.Jay memenangkannya dan menumpahkan sari anggur
ke celana Billy.
Billy memutuskan untuk mengganti
celananya.Ia berlari menuruni bukit dan sampailah dipondok lalu memeriksa laci.
Karena terburu-buru, ia salah membuka laci. Laci itu milik Mike. Tetapi Billy
terkejut laci Mike kosong dan ia memeriksa koper Mike sudah tidak ada. Billy
bergegas kembali ke Aula untuk menanya ke Larry.Namun Larry tidak tahu
keberadaan Mike.Larry seolah-olah tidak mempedulikan.
Setelah itu, anak-anak akan bermalam di
tenda. Ketika sedang menuruni bukit.Jay dan Roger ingin mengajak Colin ke
Pondok Terlarang.Tetapi Colin tidak sanggup ikut.Lalu Jay menanya ke Billy.
Chapter 10
Billy memutuskan untuk menemani
Colin.Disepanjang jalan Jay dan Roger menyusun rencana.Tibalah tenda-tenda
besar berderet didaerah pondok.Mereka langsung beristirahat karena lelah
sekali.
Setelah beberapa menit, Jay dan Roger mulai
menjalani rencananya.Billy dan Colin menyelinap kepondok karena ditenda dingin
sekali dan tanahnya tidak nyaman.Sesampai dipondok Billy mengintip dari jendela
untuk melihat Jay dan Roger, tetapi sudah tidak kelihatan.Billy dan Colin
mendengar suara jeritan dari sisi bukit.Mereka mengira suara itu dari Jay dan
Roger, lalu Billy dan Colin langsung menyampar Jay dan Roger.
Tiba-tiba Jay menghampiri Billy dan Colin
untuk memberi tahu keadaan Roger dengan rasa panik.“Ia mengoyak-oyak Roger”
kata Jay menangis. Ketika Jay membuka matanya ia ketakutan. “Itu dia
datang!”.“Sekarang ia mengejar kita!” jeritnya.
Chapter 11
Muka Jay pucat, matanya seperti orang
ketakutan.Billy dan Colin membawa Jay ke pondok.Begitu sampai didalam, keadaan
Jay pelan-pelan membaik.Malam ini sangat sunyi sekali, tidak ada suara
apapun.Lalu dikejauhan, terdengar suara lolongan lagi.Billy mengira itu suara
Sabre.Jay sangat ketakutan memikirkan Roger apakah dia ditangkap oleh Sabre dan
dikoyak-koyak.Para pengawas sepertinya tidak mendengar suara lolongan itu.
Chapter 12
Jay begitu ketakutan dan gelisah sampai
melihat hal-hal yang sebetulnya tidak ada.Colin dan Billy berhasil menenangkan
Jay dan menidurkannya.
Menjelang pagi, mereka ber 3 pergi ke Aula
untuk sarapan dan menanya ke Larry.Mereka ber 3 berhenti ditengah-tengah jalan
menuju Aula diatas bukit. Disitu tidak ada tanda-tanda tetesan darah, kata Jay
“Aneh!”.Tiba di Aula mereka mencari Roger disemua meja tetapi tidak ada.Mereka
bergegas ke meja pengawas bertemu Larry.Larry juga tidak mengetahui keberadaan
Roger. Jay akan menanya situasi semalam ke Paman Al.
Beberapa jam kemudian, Billy, Colin, dan
anak-anak lain pergi ke sungai. Tiba-tiba Jay datang dan menanya “Kemana
Larry?”.Ia sibuk mencari Larry. Lalu Larry muncul menanyakan Jay setelah pergi
ke Paman Al untuk memeriksa Pondok Terlarang.Jay mengatakan tidak ada serangan
yang terjadi disana. Tetapi Jay sangat tidak yakin bahwa ia benar-benar melihat
Roger ditangkap oleh makhluk itu.
Larry dan Paman Al pergi ke kantor untuk
memeriksa daftar peserta. Dan tidak ada peserta perkemahan tahun ini yang
bernama Roger.
Chapter 13
Mereka ber 3 tidak percaya yang telah
dikatakan Larry.“Ada orang yang melakukan kekeliruan!!” bentak Jay.Larry
mencoba mengalihkan pembicaraan untuk menyuruh mereka berenang. Larry langsung
masuk ke air, tetapi Jay tidak akan berenang, ia akan kembali ke pondok. Colin
ikut dengan Jay.
Sementara Billy bingung harus ikut siapa.Ia
lebih baik berenang dan juga untuk menenangkan pikirannya yang memikirkan
hal-hal aneh tadi. Ketika Billy ingin masuk ke air, tiba-tiba seseorang
mengulurkan tangan dari balik semak-semak.
Chapter 14
Ternyata yang mengulurkan tangan itu Dawn.
Dawn sama temannya Dori menyelinap dari perkemahan perempuan. Dawn dan Dori
mendatangi Billy untuk menceritakan kejadian-kejadian aneh yang terjadi
diperkemahan perempuan. Setelah menceritakannya, kejadian itu sama terjadi
diperkemahan laki-laki.
Billy baru sadar, kalau suratnya sudah
seminggu ini belum dibalas oleh orangtua nya. Setelah menceritakan semuanya,
Dawn dan Dori kembali menyelinap ke perkemahan
perempuan. Billy mendapat ide kalau di Aula ada telepon umum untuk menelpon
orangtua nya.
Sesampai
di Aula, ia langsung ke telepon umum itu. Ia lalu mencobanya, ternyata
telepon itu palsu. Telepon itu terbuat dari lempeng plastik tipis yang
dipakukan kedinding.Billy sangat kecewa.Ia berbalik badan dan langsung menabrak
Paman Al.
Chapter 15
“Billy, sedang apa kau disini?” Tanya Paman
Al. Billy menjawab “Saya ingin menelpon, Tapi..”. Paman Al menatap curiga
Billy.Diperkemahan tidak ada telepon supaya anak-anak tidak bisa menelpon
keluar. Lalu Paman Al bertanya sambil
melihat papan jadwal “Kapan perjalanan naik kanomu?” “Bagus” kata Billy, ia
berusaha menjawabnya agak bersemangat.
Setelah itu Paman Al pergi, dan Billy
kembali ke pondok membicarakan kejadian yang sama anehnya yang diceritakan Dawn
dan Dori. Setelah menceritakan semuanya, mereka ber 3 memutuskan untuk melarikan
diri dan menulis surat terlebih dahulu. Siang ini jadwal Jay dan Colin jalan
kaki hampir 5 km bersama pengawas Frank. Billy terkejut mengapa ia tidak
terdaftar dijadwal itu.
Lalu Larry masuk ke pondok, ia memberi tahu
kalau sudah waktu makan siang. Setelah makan siang, Jay dan Colin berangkat.
Billy kini sendirian, ia kembali ke pondok untuk meneruskan suratnya. Malam
sudah hampir tiba, tetapi Jay dan Colin belum kembali juga.
Billy memutuskan untuk ke lokasi kantor
perkemahan untuk menaruh suratnya. Biasanya disana ada penjaganya, tetapi tidak
ada siapapun.Ia melihat tas surat tergeletak dilantai. Ia terkejut ketika
melihat ta situ penuh dengan surat. Ia memeriksa nya dan melihat surat yang
baru kemarin ia tulis sampai sejak hari pertama diperkemahan masih ada dan
belum diposkan. Ia merasa perkemahan ini penuh dengan keanehan. “Apa yang
sedang terjadi?” gumamnya.
Chapter 16
Ketika billy sampai diruang makan, Paman Al
baru saja selesai mengumumkan sesuatu untuk malam ini.Setelah makan siang
selesai, Jay dan Colin belum kembali juga.Jalan kaki hampir 5 KM tidak sampai
memakan waktu selama ini.
Lalu ia kembali ke pondok, saat dijalan
Larry tiba-tiba muncul disamping Billy dan memberi tahu kalau besok berangkat
naik kano pagi-pagi sekali. Larry bergegas pergi untuk membantu pengawas lain
mengembalikan meja ke tempat semula. Billy terkejut ketika melihat dari jendela
ada gerakan orang didalam.“Colin dan Jay sudah kembali!” pikirnya.
Ternyata 2 anak baru yang ditempatkan
dipondok 4.Mereka bernama Tommy dan Chris.Billy terkejut karena barang-barang
Colin dan Jay sudah tidak ada.“Aneh!” kata Billy. Lalu Tommy bertanya ke Billy
“Sudah berapa lama kau disini?”. Billy menjawab “Aku akan pergi pada hari
kunjungan orang tuaku minggu depan”.
“Kau tidak mendengar pengumuman Paman Al
sebelum makan malam tadi?” Tanya Tommy. “Hari kunjungan sudah dibatalkan!”
lanjutnya.
Chapter 17
Malam itu, Billy mencemaskan teman-temannya
yang hilang.Suara lolongan seperti binatang terdengar lagi yang mungkin berasal
dari Pondok Terlarang.Berjam-jam kemudian Billy baru bisa tidur. Lalu iabangun
ketika pagi masih kelabu. Ia langsung memakai pakaian renang dan mengunjungi
Larry ditepi sungai. Ia menanyakan keberadaan Colin dan Jay, tetapi lagi-lagi
Larry tidak mengetahuinya.
Setelah itu Tommy dan Chris datang. Lalu
mereka ber 4 langsung menaiki kano dan jalan. Beberapa lama kemudian dan Larry
telah mengajarkan cara menggunakan kano itu. Tibalah di arus sungai yang deras
sekali.Karena arusnya deras sekali, Larry sampai kehilangan keseimbangan dan
jatuh ke sungai.Billy, Tommy, dan Chris panic memanggil-manggil Larry.Larry
tidak muncul ke permukaan.Akhirnya Billy terjun kedalam air untuk
menyelamatkannya.
Chapter 18
Billy melompat tanpa piker panjang, sampai
sepatunya lupa dilepas yang membuat renang dia semakin berat melawan arus.Billy
melihat kanonya semakin menjauh. Tommy dan Chris tidak tahu cara memberhentikan
kano itu. Setelah beberapa lama, akhirnya Larry berhasil ditemukan dalam
keadaan pingsan.
Ia menepi ditepi sungai yang berlumpur,
lalu perlahan-lahan Larry sadar, Larry dan Billy beristirahat sebentar. Lalu
mereka berjalan kembali ke perkemahan.Billy bertanya pada Larry tentang Colin
dan Jay lagi.Tetapi ia tetap tidak tahu dan bersumpah sama sekali tidak tahu.
Setelah lama berjalan, tiba-tiba Paman Al
menghampiri mereka dan bertanya “Apa yang terjadi?”.Larry dan Billy
menceritakan semuanya. Tetapi Paman Al tidak peduli sama sekali. Ia hanya
mempedulikan kanonya yang hanyut itu. Paman Al pergi ke Aula.
Billy kembali ke pondok mengganti pakaian
sambil memikirkan Paman Al yang tidak mempedulikan kejadian-kejadian yang sejak
awal dialami Billy.
Chapter 19
Billy tidur sendirian di pondok.Ia terus
memikirkan hal-hal aneh itu sampai tidak bisa tidur. Tapi karena lelah sekali
akhirnya ia bisa tidur. Ia dibangunkan oleh Larry untuk mengikuti Jalan Kaki
Istimewa. Semua peserta perkemahan dan pengawas mengikuti itu.Lalu Billy pergi
ke Aula untuk sarapan. Saat sarapan ia mengingat teman-temannya dan kejadian
aneh.
Setelah sarapan selesai, semua anak-anak
berbaris dengan dipimpin oleh Paman Al. Billy berada hampir didepan barisan dan
bertanya pada Paman Al. tetapi Paman Al pura-pura tidak mendengar.Ketika
menatap pepohonan yang tumbuh rapat didepan, Billy teringat sesuatu.Ia bisa
melarikan diri dari perkemahan yang menakutkan ini. Ia mulai menyusun strategi
agar ia tidak ketahuan oleh yang lain. Ia mulai melakukannya dan meninggalkan
Camp Nightmare selamanya.
Lalu Billy memandang kedepan barisan.Ia terkejut ketika melihat Paman Al menatapnya. Dan ada senapan ditangannya.
Chapter 20
Billy baru sadar kalau Paman Al tidak
menatapnya. Melainkan ia memperhatikan kedua pengawas yang sedang meletakkan
tas-tas yang berisi senapan. “Barislah dan ambil satu” perintah Paman Al pada
anak-anak. Anak-anak tidak ada yang bergerak. Semua anak mengira kalau Paman Al
main-main. Paman Al membentak, anak-anak lalu mengambilnya.
Paman Al lalu menceritakan mengapa ia
menyuruh anak-anak kehutan dan membawa senapan. “Kemarin malam ada 2 orang anak
perempuan lari dari perkemahan mereka dan mereka berambut pirang dan merah”
kata Paman Al. Pikir Billy itu pasti Dawn dan Dori. Paman Al melanjutkan
pembicaraannya, ternyata benar itu Dawn dan Dori, Billy merasa senang karena ia
bisa melarikan diri.
Paman Al memerintahkan anak-anak untuk
membidik mereka dengan senapan. Karena mereka pasti masih berada disekitar
hutan ini.
Chapter 21
Billy dan semua anak kaget. Paman Al
menatap Billy, karena Paman Al mencurigainya dan Billy yang paling merasa sulit
untuk melakukannya. Billy akhirnya mengatakan ia tidak akan melakukan perintah
Paman Al.
Paman Al pun marah dan ia menyuruh Billy
untuk mengembalikan senapan itu. Tetapi Billy tidak mau. Lalu Paman Al
menodongkan senapannya ke dada Billy.
Chapter 22
Paman Al menembak Billy, tetapi senapan itu
tidak ada pelurunya. Paman Al tertawa dan mengucapkan selamat ke Billy karena
ia telah lulus. Semua anak-anak dan Larry ikut tersenyum. Billy merasa bingung.
Paman Al menatap pepohonan dan berteriak “Oke semuanya, keluarlah! Ucapkan
selamat padanya!”.
Tiba-tiba semua teman-temannya keluar dari
balik pepohonan. Dari Dawn, Dori, Mike, Jay, Roger, Colin, Tommy, dan Chris.
Semua tersenyum. Dan ternyata orang tua Billy datang juga.
Lalu Paman Al menceritakan semuanya, ini
bukan perkemahan yang sebenarnya, tetapi ini laboratorium pengujian milik
pemerintah dan orang tua Billy lah yang menguji anaknya. Billy pun terkejut dan
tertawa.
°__END__°
Review
Text this novel
Setelah mengulas novel ini, pengarang
menceritakan anak-anak sekolah yang pergi berkemah ke suatu tempat yang bernama
Camp Nightmoon. Cerita dari novel ini berjenis horror, seperti dalam cerita
tersebut, Billy sebagai tokoh utama telah merasakan kejadian-kejadian hal aneh
sejak ia dalam perjalanan hingga diperkemahan.
Tetapi ada kejutan diakhir ceritanya, Billy
ternyata dikerjai untuk bahan percobaan tempat itu oleh orang tuanya yang
seorang peneliti. Dan itu pula bukan tempat untuk berkemah melainkan tempat lab
percobaan milik pemerintah.
Menurut pendapat saya, saya merekomendasikan
untuk membaca novel ini. Karena novel ini sangat cocok untuk kalangan remaja
dan menyukai cerita berjenis horror. Pokoknya baca sendiri deh novel Goosebumps
seri ini. Pastinya membuat anda penasaran akan jalan ceritanya.
Sekian Review Text Novel Goosebumps "Welcome to Camp Nightmare" Bahasa Indonesia.
Semoga dapat bermanfaat untuk menyelesaikan tugas Review Text Anda dari Guru.
Wassalamu'alaikum.wr.wb.

Komentar
Posting Komentar