Langsung ke konten utama

Review Text Novel Goosebumps "Welcome to Camp Nightmare" Bahasa Indonesia

 Assalamu'alaikum.wr.wb.
Saya akan membagikan Tugas Bahasa Inggris Review Text saat saya sekolah di kelas XII IPS IV.

Goosebumps “ Welcome to camp nightmare”

Author : R.L. Stine

Review Text

Chapter 1

Di chapter pertama ini, pengarang menceritakan tentang anak sekolah yang sedang naik bis untuk berkemah ke camp nightmoon. Anak-anak tersebut terdiri dari 18 anak laki-laki dan Cuma 4 orang anak perempuan.Lalu anak-anak itu bernama Billy (sebagai tokoh utama), Mike, Colin, Jay, Dawn, lalu Dori. Dan anak-anak yang lain yang belum di perkenalkan oleh pengarang.

Lalu pengarang menceritakan suasana didalam bis selama diperjalanan, seperti bercanda, berteriak-teriakan, tertawa ria, yang biasa dilakukan oleh para anak laki-laki. Sementara anak perempuan yang hanya diam saja menikmati pemandangan.

Sebelum berangkat berkemah, Billy pamit terlebih dahulu kepada ayah dan ibunya, namun Billy merasa bingung dan aneh, mengapa ibunya mengatakan “baik-baik ya!” bukannya “selamat bersenang-senang”.lalu ketika ditengah perjalanan Mike berkata “kau lihat kucing disana?” dan “apakah kau melihat ada kota atau tidak?” padahal Billy tidak melihat apapun Cuma hempasan padang pasir.
Disitulah awal-awal dari keanehan yang dirasa oleh Billy.

Chapter 2

Pada chapter kedua ini menceritakan tentang, supir bis yang membawa anak-anak itu wajahnya berubah menjadi monster, beberapa anak menjerit ketakutan. Namun setelah beberapa saat itu hanyalah topeng monster yang iseng dipakai oleh si supir.Anak-anak pun tertawa.

Lagi-lagi, supir itu kembali menakuti anak-anak dengan menyuruh keluar dari bis saat sedang ditengah perjalanan pas dipadang pasir bebatuan. Anak-anak perlahan keluar dengan rasa takut.Semua anak Nampak cemas karena belum sampai diperkemahan, tetapi Jay bersama anak lainnya yang sedang asyik bersenang-senang.Sementara si supir memarkir bisnya disemacam tempat parker.Lalu membuka bagasi mengeluarkan tas-tas dan peti alat berkemah.

Setelah selesai mengeluarkan semuanya, si supir langsung pergi meninggalkan anak-anak dengan cepatnya hilang dibalik cakrawala yang semakin gelap.Beberapa detik kemudian, anak-anak mendengar raungan binatang.Sangat dekat, dan semakin mendekat.

Chapter 3

Cerita berlanjut, anak –anak semua ketakutan.Billy mengira bahwa Jay dan Colin lah yang mempermainkan ini, tapi mereka malah ketakutan juga. Makhluk-makhluk itu kecil, berlari cepat  entah itu serigala atau kucing liar jenis apa. Dalam posisi berdiri, tinggi mereka nyaris mencapai satu meter, tubuh mereka langsing, dan agak kurus kering, bulunya coklat kemerah-merahan berbintik, kuku cakarnya panjang dan berkilat-kilat, kepalanya hampir selangsing tubuhnya, Mata mereka kecil seperti musang. Menatap anak-anak dengan kelaparan. Semua anak-anak menjerit ketakutan dan mengatakan “Tolong..tolong !!”. namun apa daya, Billy mengajak teman-temannya untuk berlari. Tetapi kakinya terasa lemah, dan ia berpikir takkan bisa menghindar.

Chapter 4

Billy mendengar suara senapan dari pelataran lain. Anak-anak berkumpul didepan pria yang membawa senapan itu. Dan nampaknya pria itu kepala perkemahan Camp Nightmoon Paman Al. paman Al tidak minta maaf karena terlambat menjemput, ia tidak menerangkan tentang binatang-binatang aneh tadi, dan ia tidak menanyakan apakah kami baik-baik saja setelah kejadian yang menakutkan itu.

Paman Al cuek saja dan langsung mengantarkan anak perempuan lebih dulu ke perkemahan lalu anak laki-laki.Semua anak-anak telah diantarkan dan sampailah diperkemahan Camp Nightmoon.Perjalanan ini sungguh melelahkan. Mike, Jay, Colin, dan Billy ditempatkan dipondok 4. Setelah itu ada seorang pria yang membawakan perlengkapan tidur untuk mereka ber empat dan menjadi pengawas namanya Larry. Lalu ia pergi mengambil barang bawaan dari mereka ber empat.

Billy mengintip dari jendela untuk melihat ia pergi, langkah kakinya cepat dan panjang-panjang, kepalanya bergerak-gerak ketika berjalan. Mereka ber empat bingung nampaknya pria itu sangat aneh. Ketika Billy ingin membereskan tempat tidurnya, ia mendengar Mike menjerit.

Chapter 5

Kelanjutannya, Billy menanya kepada Mike kenapa  ia menjerit ketakutan. Dan ternyata ada dua ekor ular yang berada ditempat tidur Mike.Mulanya Colin dan Jay mengira bahwa itu ular mainan yang sengaja ditaruh Larry, namun mereka sadar bahwa itu ular betulan. Mike takut dengan ular. Tetapi Jay mendorong Mike ke tempat tidur.Maksudnya Cuma bercanda, ingin menakut-nakuti Mike.Tapi Mike tersandung dan tangan kanannya digigit ular, lalu Jay meminta maaf atas perbuatannya.

Mike langsung berobat ke perawat dan Billy mempunyai rencana agar ular itu dapat disingkirkan dengan cara membungkusnya pakai seprai dan membawanya keluar pondok bersama Jay. Sementara itu Colin telah selesai merapikan tempat tidurnya dan membongkar isi petinya lalu menaruh semuanya di lemari pakaian.

Beberapa menit kemudian Larry datang kepondok dan menanya kemana si Mike. Anak-anak memberi tau kalau Mike telah digigit ular dan ia pergi berobat ke perawat. Namun ekspresi Larry tidak berubah sama sekali tidak kelihatan terkejut. Dan malah tertawa ketika mendengar kata perawat.

Chapter 6

Pintu terbuka dan Mike kembali sambil memegangi tanganya yang terluka dan wajahnya pucat. Mike mengatakan bahwa tidak ada perawat. Mike menunjukkan tangannya yang terluka ke Larry. Lalu Larry memperbani tangan si Mike dan menegaskan kalau diperkemahan ini tidak ada perawat dan berusaha mengobatinya sendiri.Di Camp Nightmoon cukup liar dan “Paman Al tidak mau memanjakan kalian” kata Larry.

Beberapa menit kemudian, anak-anak dan para pengawas berkumpul didepan api unggun sambil makan malam. Lalu Paman Al memberi tahu beberapa peraturan dasar. Pertama lampu mati tepat jam Sembilan, diseberang sungai ada perkemahan anak perempuan dan paman Al menegaskan dilarang keras berenang atau berperahu ke perkemahan anak perempuan karena hutan ini penuh beruang Grizzli dan beruang pohon.

Paman Al memanggil pengawas Larry dan Kurt untuk mempraktekkan cara menghindari beruang itu. Lalu peraturan lainnya anak-anak harus menulis surat setiap hari untuk memberi tahu keadaan anak-anak bahwa baik-baik saja. Dan peraturan yang terakhir dilarang mendatangi pondok yang berada di lereng bukit, pondok itu bernama Pondok Terlarang.

Semua peraturan telah diberi tahu dan anak-anak mulai kembali ke pondoknya masing-masing.Tangan Mike terasa sakit sekali.Mereka ber dua jalan belakangan.Lalu mereka berhenti sesaat mendengar suara lolongan mengerikan. Mike membisik Billy bahwa suara itu datangnya dari Pondok Terlarang.

Chapter 7

Beberapa menit kemudian Mike dan Billy sampai ke pondok.Dipondok hanya ada Jay dan Colin sementara Larry belum ada.Suara lolongan itu kembali terdengar oleh mereka.Tangan Mike terasa sakit sekali, Jay memberi saran kepada Mike untuk mencuci tangannya.Dan Mike mencuci tangannya keluar pondok.

Mendengar suara lolongan itu, Jay penasaran ingin mendatangi Pondok Terlarang. Tetapi Colin memberi tahu apa yang dikatakan oleh Paman Al tadi. Tetapi Jay cuek dan mengejek apa yang telah dikatakan Paman Al.

Jay ingin sekali kesana, sementara itu Larry masuk ke pondok.Ia telah mendengar pembicaraan Jay, Colin, dan Billy. Larry menegaskan kalau Paman Al serius apa yang telah dikatakannya. Larry juga memberi tahu, kalau disana ada Sabre. Sabre yaitu monster bermata merah yang setiap malam memakan peserta perkemahan.

Chapter 8

Keesokan harinya, semua anak-anak perkemahan pergi ke bangunan yang ada diatas bukit yang berfungsi sebagai balai pertemuan, gedung pertunjukkan, dan ruang makan.

Larry dan dua pengawas lain memegang papan jadwal dan membagi anak-anak kedalam kelompok. Kelompok pertama pergi ke sungai, kelompok Billy pergi kelapangan bola untuk bermain Scratchball. Mike tidak ikut bermain karena tangannya masih sakit. Larry mulai membagi 2 tim, tim merah dan biru.

Setelah beberapa lama bermain.Colin bertengkar dengan Larry karena kesalah pahaman.Billy melihat Larry rasanya terasa kesal kepada Colin dan sengaja untuk melempar bola, bola itu mengenai kepala belakang Colin.

Tiba-tiba wajah Larry berubah, merasa lemparan bolanya meleset. Pikir Billy, Larry berbohong. Larry bersama 2 anak lain bergegas membawa Colin ke Aula. Billy mengikutinya karena merasa tidak yakin.Lalu Mike memohon untuk ikut bersama Larry untuk mengobati tangannya.Billy mengamati mereka mendaki bukit menuju Aula.Tiba-tiba Billy merasa dingin sekali meskipun matahari bersinar cerah.Ada yang tidak beres.Ia mengira kalau ini baru awal rentetan kejadian-kejadian menyeramkan.

Chapter 9

Setelah kejadian itu, Billy dan Jay menulis surat untuk orang tuanya. Pintu terbuka, Colin masuk didampingi Larry, Colin merasa dirinya baik-baik saja tetapi Billy mencemaskannya karena tidak yakin sama Larry.

Malam pun tiba, Jay, Billy, dan Colin berjalan ke Aula untuk makan malam.Pada saat makan malam Jay dan Roger bermain-main memperbutkan roti.Jay memenangkannya dan menumpahkan sari anggur ke celana Billy.

Billy memutuskan untuk mengganti celananya.Ia berlari menuruni bukit dan sampailah dipondok lalu memeriksa laci. Karena terburu-buru, ia salah membuka laci. Laci itu milik Mike. Tetapi Billy terkejut laci Mike kosong dan ia memeriksa koper Mike sudah tidak ada. Billy bergegas kembali ke Aula untuk menanya ke Larry.Namun Larry tidak tahu keberadaan Mike.Larry seolah-olah tidak mempedulikan.

Setelah itu, anak-anak akan bermalam di tenda. Ketika sedang menuruni bukit.Jay dan Roger ingin mengajak Colin ke Pondok Terlarang.Tetapi Colin tidak sanggup ikut.Lalu Jay menanya ke Billy.

Chapter 10

Billy memutuskan untuk menemani Colin.Disepanjang jalan Jay dan Roger menyusun rencana.Tibalah tenda-tenda besar berderet didaerah pondok.Mereka langsung beristirahat karena lelah sekali.

Setelah beberapa menit, Jay dan Roger mulai menjalani rencananya.Billy dan Colin menyelinap kepondok karena ditenda dingin sekali dan tanahnya tidak nyaman.Sesampai dipondok Billy mengintip dari jendela untuk melihat Jay dan Roger, tetapi sudah tidak kelihatan.Billy dan Colin mendengar suara jeritan dari sisi bukit.Mereka mengira suara itu dari Jay dan Roger, lalu Billy dan Colin langsung menyampar Jay dan Roger.

Tiba-tiba Jay menghampiri Billy dan Colin untuk memberi tahu keadaan Roger dengan rasa panik.“Ia mengoyak-oyak Roger” kata Jay menangis. Ketika Jay membuka matanya ia ketakutan. “Itu dia datang!”.“Sekarang ia mengejar kita!” jeritnya.

Chapter 11

Muka Jay pucat, matanya seperti orang ketakutan.Billy dan Colin membawa Jay ke pondok.Begitu sampai didalam, keadaan Jay pelan-pelan membaik.Malam ini sangat sunyi sekali, tidak ada suara apapun.Lalu dikejauhan, terdengar suara lolongan lagi.Billy mengira itu suara Sabre.Jay sangat ketakutan memikirkan Roger apakah dia ditangkap oleh Sabre dan dikoyak-koyak.Para pengawas sepertinya tidak mendengar suara lolongan itu.

Chapter 12

Jay begitu ketakutan dan gelisah sampai melihat hal-hal yang sebetulnya tidak ada.Colin dan Billy berhasil menenangkan Jay dan menidurkannya.

Menjelang pagi, mereka ber 3 pergi ke Aula untuk sarapan dan menanya ke Larry.Mereka ber 3 berhenti ditengah-tengah jalan menuju Aula diatas bukit. Disitu tidak ada tanda-tanda tetesan darah, kata Jay “Aneh!”.Tiba di Aula mereka mencari Roger disemua meja tetapi tidak ada.Mereka bergegas ke meja pengawas bertemu Larry.Larry juga tidak mengetahui keberadaan Roger. Jay akan menanya situasi semalam ke Paman Al.

Beberapa jam kemudian, Billy, Colin, dan anak-anak lain pergi ke sungai. Tiba-tiba Jay datang dan menanya “Kemana Larry?”.Ia sibuk mencari Larry. Lalu Larry muncul menanyakan Jay setelah pergi ke Paman Al untuk memeriksa Pondok Terlarang.Jay mengatakan tidak ada serangan yang terjadi disana. Tetapi Jay sangat tidak yakin bahwa ia benar-benar melihat Roger ditangkap oleh makhluk itu.

Larry dan Paman Al pergi ke kantor untuk memeriksa daftar peserta. Dan tidak ada peserta perkemahan tahun ini yang bernama Roger.

Chapter 13

Mereka ber 3 tidak percaya yang telah dikatakan Larry.“Ada orang yang melakukan kekeliruan!!” bentak Jay.Larry mencoba mengalihkan pembicaraan untuk menyuruh mereka berenang. Larry langsung masuk ke air, tetapi Jay tidak akan berenang, ia akan kembali ke pondok. Colin ikut dengan Jay.

Sementara Billy bingung harus ikut siapa.Ia lebih baik berenang dan juga untuk menenangkan pikirannya yang memikirkan hal-hal aneh tadi. Ketika Billy ingin masuk ke air, tiba-tiba seseorang mengulurkan tangan dari balik semak-semak.

Chapter 14

Ternyata yang mengulurkan tangan itu Dawn. Dawn sama temannya Dori menyelinap dari perkemahan perempuan. Dawn dan Dori mendatangi Billy untuk menceritakan kejadian-kejadian aneh yang terjadi diperkemahan perempuan. Setelah menceritakannya, kejadian itu sama terjadi diperkemahan laki-laki.

Billy baru sadar, kalau suratnya sudah seminggu ini belum dibalas oleh orangtua nya. Setelah menceritakan semuanya, Dawn dan Dori kembali menyelinap ke perkemahan  perempuan. Billy mendapat ide kalau di Aula ada telepon umum untuk menelpon orangtua nya.

Sesampai  di Aula, ia langsung ke telepon umum itu. Ia lalu mencobanya, ternyata telepon itu palsu. Telepon itu terbuat dari lempeng plastik tipis yang dipakukan kedinding.Billy sangat kecewa.Ia berbalik badan dan langsung menabrak Paman Al.

Chapter 15

“Billy, sedang apa kau disini?” Tanya Paman Al. Billy menjawab “Saya ingin menelpon, Tapi..”. Paman Al menatap curiga Billy.Diperkemahan tidak ada telepon supaya anak-anak tidak bisa menelpon keluar. Lalu Paman  Al bertanya sambil melihat papan jadwal “Kapan perjalanan naik kanomu?” “Bagus” kata Billy, ia berusaha menjawabnya agak bersemangat.

Setelah itu Paman Al pergi, dan Billy kembali ke pondok membicarakan kejadian yang sama anehnya yang diceritakan Dawn dan Dori. Setelah menceritakan semuanya, mereka ber 3 memutuskan untuk melarikan diri dan menulis surat terlebih dahulu. Siang ini jadwal Jay dan Colin jalan kaki hampir 5 km bersama pengawas Frank. Billy terkejut mengapa ia tidak terdaftar dijadwal itu.

Lalu Larry masuk ke pondok, ia memberi tahu kalau sudah waktu makan siang. Setelah makan siang, Jay dan Colin berangkat. Billy kini sendirian, ia kembali ke pondok untuk meneruskan suratnya. Malam sudah hampir tiba, tetapi Jay dan Colin belum kembali juga.

 Billy memutuskan untuk ke lokasi kantor perkemahan untuk menaruh suratnya. Biasanya disana ada penjaganya, tetapi tidak ada siapapun.Ia melihat tas surat tergeletak dilantai. Ia terkejut ketika melihat ta situ penuh dengan surat. Ia memeriksa nya dan melihat surat yang baru kemarin ia tulis sampai sejak hari pertama diperkemahan masih ada dan belum diposkan. Ia merasa perkemahan ini penuh dengan keanehan. “Apa yang sedang terjadi?” gumamnya.

Chapter 16

Ketika billy sampai diruang makan, Paman Al baru saja selesai mengumumkan sesuatu untuk malam ini.Setelah makan siang selesai, Jay dan Colin belum kembali juga.Jalan kaki hampir 5 KM tidak sampai memakan waktu selama ini.

Lalu ia kembali ke pondok, saat dijalan Larry tiba-tiba muncul disamping Billy dan memberi tahu kalau besok berangkat naik kano pagi-pagi sekali. Larry bergegas pergi untuk membantu pengawas lain mengembalikan meja ke tempat semula. Billy terkejut ketika melihat dari jendela ada gerakan orang didalam.“Colin dan Jay sudah kembali!” pikirnya.

Ternyata 2 anak baru yang ditempatkan dipondok 4.Mereka bernama Tommy dan Chris.Billy terkejut karena barang-barang Colin dan Jay sudah tidak ada.“Aneh!” kata Billy. Lalu Tommy bertanya ke Billy “Sudah berapa lama kau disini?”. Billy menjawab “Aku akan pergi pada hari kunjungan orang tuaku minggu depan”.

“Kau tidak mendengar pengumuman Paman Al sebelum makan malam tadi?” Tanya Tommy. “Hari kunjungan sudah dibatalkan!” lanjutnya.

Chapter 17

Malam itu, Billy mencemaskan teman-temannya yang hilang.Suara lolongan seperti binatang terdengar lagi yang mungkin berasal dari Pondok Terlarang.Berjam-jam kemudian Billy baru bisa tidur. Lalu iabangun ketika pagi masih kelabu. Ia langsung memakai pakaian renang dan mengunjungi Larry ditepi sungai. Ia menanyakan keberadaan Colin dan Jay, tetapi lagi-lagi Larry tidak mengetahuinya.

Setelah itu Tommy dan Chris datang. Lalu mereka ber 4 langsung menaiki kano dan jalan. Beberapa lama kemudian dan Larry telah mengajarkan cara menggunakan kano itu. Tibalah di arus sungai yang deras sekali.Karena arusnya deras sekali, Larry sampai kehilangan keseimbangan dan jatuh ke sungai.Billy, Tommy, dan Chris panic memanggil-manggil Larry.Larry tidak muncul ke permukaan.Akhirnya Billy terjun kedalam air untuk menyelamatkannya.

Chapter 18

Billy melompat tanpa piker panjang, sampai sepatunya lupa dilepas yang membuat renang dia semakin berat melawan arus.Billy melihat kanonya semakin menjauh. Tommy dan Chris tidak tahu cara memberhentikan kano itu. Setelah beberapa lama, akhirnya Larry berhasil ditemukan dalam keadaan pingsan.

Ia menepi ditepi sungai yang berlumpur, lalu perlahan-lahan Larry sadar, Larry dan Billy beristirahat sebentar. Lalu mereka berjalan kembali ke perkemahan.Billy bertanya pada Larry tentang Colin dan Jay lagi.Tetapi ia tetap tidak tahu dan bersumpah sama sekali tidak tahu.

Setelah lama berjalan, tiba-tiba Paman Al menghampiri mereka dan bertanya “Apa yang terjadi?”.Larry dan Billy menceritakan semuanya. Tetapi Paman Al tidak peduli sama sekali. Ia hanya mempedulikan kanonya yang hanyut itu. Paman Al pergi ke Aula.

Billy kembali ke pondok mengganti pakaian sambil memikirkan Paman Al yang tidak mempedulikan kejadian-kejadian yang sejak awal dialami Billy.

Chapter 19

Billy tidur sendirian di pondok.Ia terus memikirkan hal-hal aneh itu sampai tidak bisa tidur. Tapi karena lelah sekali akhirnya ia bisa tidur. Ia dibangunkan oleh Larry untuk mengikuti Jalan Kaki Istimewa. Semua peserta perkemahan dan pengawas mengikuti itu.Lalu Billy pergi ke Aula untuk sarapan. Saat sarapan ia mengingat teman-temannya dan kejadian aneh.

Setelah sarapan selesai, semua anak-anak berbaris dengan dipimpin oleh Paman Al. Billy berada hampir didepan barisan dan bertanya pada Paman Al. tetapi Paman Al pura-pura tidak mendengar.Ketika menatap pepohonan yang tumbuh rapat didepan, Billy teringat sesuatu.Ia bisa melarikan diri dari perkemahan yang menakutkan ini. Ia mulai menyusun strategi agar ia tidak ketahuan oleh yang lain. Ia mulai melakukannya dan meninggalkan Camp Nightmare selamanya.

Lalu Billy memandang kedepan barisan.Ia terkejut ketika melihat Paman Al menatapnya. Dan ada senapan ditangannya.

Chapter 20

Billy baru sadar kalau Paman Al tidak menatapnya. Melainkan ia memperhatikan kedua pengawas yang sedang meletakkan tas-tas yang berisi senapan. “Barislah dan ambil satu” perintah Paman Al pada anak-anak. Anak-anak tidak ada yang bergerak. Semua anak mengira kalau Paman Al main-main. Paman Al membentak, anak-anak lalu mengambilnya.

Paman Al lalu menceritakan mengapa ia menyuruh anak-anak kehutan dan membawa senapan. “Kemarin malam ada 2 orang anak perempuan lari dari perkemahan mereka dan mereka berambut pirang dan merah” kata Paman Al. Pikir Billy itu pasti Dawn dan Dori. Paman Al melanjutkan pembicaraannya, ternyata benar itu Dawn dan Dori, Billy merasa senang karena ia bisa melarikan diri.

Paman Al memerintahkan anak-anak untuk membidik mereka dengan senapan. Karena mereka pasti masih berada disekitar hutan ini.

Chapter 21

Billy dan semua anak kaget. Paman Al menatap Billy, karena Paman Al mencurigainya dan Billy yang paling merasa sulit untuk melakukannya. Billy akhirnya mengatakan ia tidak akan melakukan perintah Paman Al.

Paman Al pun marah dan ia menyuruh Billy untuk mengembalikan senapan itu. Tetapi Billy tidak mau. Lalu Paman Al menodongkan senapannya ke dada Billy.

Chapter 22

Paman Al menembak Billy, tetapi senapan itu tidak ada pelurunya. Paman Al tertawa dan mengucapkan selamat ke Billy karena ia telah lulus. Semua anak-anak dan Larry ikut tersenyum. Billy merasa bingung. Paman Al menatap pepohonan dan berteriak “Oke semuanya, keluarlah! Ucapkan selamat padanya!”.

Tiba-tiba semua teman-temannya keluar dari balik pepohonan. Dari Dawn, Dori, Mike, Jay, Roger, Colin, Tommy, dan Chris. Semua tersenyum. Dan ternyata orang tua Billy datang juga.

Lalu Paman Al menceritakan semuanya, ini bukan perkemahan yang sebenarnya, tetapi ini laboratorium pengujian milik pemerintah dan orang tua Billy lah yang menguji anaknya. Billy pun terkejut dan tertawa.

 

°__END__°

  

Review Text this novel

Setelah mengulas novel ini, pengarang menceritakan anak-anak sekolah yang pergi berkemah ke suatu tempat yang bernama Camp Nightmoon. Cerita dari novel ini berjenis horror, seperti dalam cerita tersebut, Billy sebagai tokoh utama telah merasakan kejadian-kejadian hal aneh sejak ia dalam perjalanan hingga diperkemahan.

Tetapi ada kejutan diakhir ceritanya, Billy ternyata dikerjai untuk bahan percobaan tempat itu oleh orang tuanya yang seorang peneliti. Dan itu pula bukan tempat untuk berkemah melainkan tempat lab percobaan milik pemerintah.

Menurut pendapat saya, saya merekomendasikan untuk membaca novel ini. Karena novel ini sangat cocok untuk kalangan remaja dan menyukai cerita berjenis horror. Pokoknya baca sendiri deh novel Goosebumps seri ini. Pastinya membuat anda penasaran akan jalan ceritanya.


Sekian Review Text Novel Goosebumps "Welcome to Camp Nightmare" Bahasa Indonesia.
Semoga dapat bermanfaat untuk menyelesaikan tugas Review Text Anda dari Guru.

Wassalamu'alaikum.wr.wb.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Download (ISO) Nascar Rumble PS1 Highly Compressed

Assalamu'alaikum.wr.wb Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan game jadul nih.. walaupun jadul tapi tetep banyak diminati hingga sekarang.. Game ini harus menggunakan emulator PS1. jika sobat belum mempunyai emulator nya bisa didownload DISINI . Oke, tanpa basa basi lagi, nanti keburu basi.. langsung di sedoottt aja gan!! Size : 44 MB DOWNLOAD Gimana mantep kan ??? .. Yaudah, cukup sekian dulu sob, saya mau pamit dulu.. Wassalamu'alaikum.wr.wb

Sejarah Singkat Radio di Dunia - Tugas Perkuliahan

 Assalamu'alaikum.wr.wb Pada postingan ini, Saya akan membagikan materi pembelajaran saya selama menduduki bangku perkuliahan jurusan "Penyiaran atau Broadcasting " dengan mata kuliah "Radio Announcing" . Sejarah Singkat Radio di Dunia Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara). Perkembangan media komunikasi tambah beragam ketika radio ditemukan. Orang yang berjasa dalam penemuan radio tersebut adalah Guglielmo Marconi. la dilahirkan di kota Bologna, Italia pada tanggal 5 April 1874. Sejak kecil ia sangat tertarik kepada ilmu pengetahuan terutama fisika, kimia, dan elektronika. Penemuan radio sebenarnya diilhami oleh penemuan gelombang elektromagnetik oleh Heinrich Hertz. Tam...

Contoh Script Radio / Naskah Radio Announcing - Tugas Kuliah

 Assalamu'alaikum.wr.wb Dalam penyiaran radio, ada penulisan naskah agar penyiaran radio tersebut dapat berjalan sesuai dengan program yang ditetapkan. Pada postingan kali ini, Saya akan membagikan salah satu tugas naskah radio saya, saat mempelajari mata kuliah "Radio Announcing" . Di dalam nya ada Opening , Content , dan  Closing . Lalu dalam penulisan naskah radio untuk tanda (,) diganti dengan (/), lalu (.) diganti dengan (//), dan untuk mengakhiri naskah ditandai (///). NASKAH OPENING SERATUS DELAPAN FM INTER RADIO / RADIO KOMUNITAS STIKOM INTERSTUDI / ASSALAMU’ALAIKUM / SELAMAT PAGI INTERSMANIA // APA KABAR NIH? / SEMOGA DIPAGI YANG CERAH INI / SEMUANYA BAIK-BAIK AJA YA! // TETAP SEMANGAT TERUS YA GUYS MENJALANI AKTIFITAS KALIAN / APALAGI DI KOTA YANG SUPER SIBUK INI / DAN PASTI DIANTARA KALIAN ADA YANG LAGI DI PERJALANAN UNTUK SAMPAI KE TEMPAT KERJA / KULIAH / ATAU SEKOLAH // PASTI KALO LEWAT JALAN PROTOKOL HARUS KENA YANG NAMANYA MACET / HAHAHA.. / KAYAKNYA E...