1. Pendahuluan
A. Pengertian Komunikasi Antarpribadi
Secara teoritis, komunikasi antar pribadi oleh Joseph A. Devito (1989) diartikan sebagai proses pengiriman dan penerimaan pesan-pesan antara dua orang atau diantara sekelompok kecil orang-orang, dengan beberapa efek dan beberapa umpan balik seketika.
Joseph A. Devito dalam bukunya Human Communication (1994) menjelaskan definisi komunikasi antarpribadi dari tiga perspektif:
1. Perspektif Konvensional
Perspektif ini mendefinisikan komunikasi antarpribadi berdasarkan pada unsur-unsur atau komponennya: yaitu merupakan proses pengiriman dan penerimaan pesan diantara dua orang atau lebih dengan berbagai efek dan umpan balik.
2. Perspektif Relasional
Komunikasi yang terjadi diantara dua orang yang mempunyai hubungan jelas diantara mereka.
3. Perspektif Pengembangan
Komunikasi antarpribadi adalah suatu proses yang berkembang, yaitu dari komunikasi yang bersifat impersonal meningkat menjadi komunikasi yang sangat pribadi atau intim. Artinya ada peningkatan hubungan di antara para peserta komunikasi.
2. Karakteristik Komunikasi Antarpribadi
Kathleen K. Reardon (1987) memberikan beberapa karakteristik komunikasi antarpribadi yang membedakan dari bentuk-bentuk komunikasi lainnya:
a. Melibatkan perilaku verbal dan nonverbal
b. Melibatkan perilaku spontan, scripted, dan contrived
c. Tidak bersifat statis
d. Melibatkan umpan balik pribadi, interaksi dan koherensi
e. Dipandu oleh aturan-aturan yang bersifat intrinsic dan ektrinsik
f. Merupakan suatu kegiatan tindakan bersama
g. Melibatkan persuasi
3. Prinsip-prinsip Komunikasi Antarpribadi
Menurut Joseph A. Devitodalambukunya Human Communication (1994) dan Essential of Human Communcation (1996) terdapat Sembilan prinsipkomunikasi, yaitu:
1) Merupakan “kemasan dari tanda-tanda”
2) Merupakan proses penyesuaian diri
3) Mempunyai dimensi isi dan hubungan
4) Dapat dilihat sebagai hubungan simetris atau hubungan komplementer
5) Merupakan proses transaksional
6) Urutan peristiwa komunikasi dapat dijelaskan
7) Tidak dapat dihindari
8) Tidak dapat diubah dan diulang
9) Mempunyai tujuan tertentu
4. Tujuan Komunikasi Antarpribadi
Ada enam tujuan komunikasi antar pribadi yang dianggap penting untuk dipelajari, yaitu:
1) Mengenal diri sendiri dan orang lain
2) Mengetahui dunia luar
3) Menciptakan dan memelihara hubungan
4) Mengubah sikap dan perilaku
5) Bermain dan mencari hiburan
6) Membantu orang lain
Satu hal yang perlu diperhatikan adalah tujuan-tujuan komunikasi antar pribadi ini tidak harus dilakukan dengan sadar ataupun dengan suatu maksud, tetapi bisa pula dilakukan dengan tanpa sadar ataupun tanpa maksud tertentu.
DAFTAR PUSTAKA
Yunitapujimt, 2012. http://www.yunitapujimt.blogspot.com/2012/03/komunikasi-antar-pribadi.html
Komentar
Posting Komentar